20090727.
its been 8 months not updating my blog..poor you my blog >.<
well, honestly blogging is not my specialty
i dont rily lyk writing XD
but, ill try my best to keep updating this blogai
i have many things to tell..
first of all
now, i get in the science class
T_____T / ^____^
yeah, i dont have an idea about it
it just lyk, i wanna be a doctor,
but i dont thing i have enuf brain to be that kind of person
being a student in science class is already make me so effin tired
math, chem, especially PHYSIC are giving so mch presure to my oh-so-lame brain
minani! please cheer me up hehhehe *ngerep
"HIWIHIWIHIWIHIWIHIWIHIWIHIWI" kata minan
*angan2orangyanglagidespo*
2nd, fti released their 3rd album
here is the pict
http://i29.tinypic.com/25qd7d5.jpg
and this is their new look
NO OFFENSE!
http://i31.tinypic.com/bi0801.jpg
rumors says, that fti is going to have a concert in singapr in december
i have to go there!
meet my lovely boys~ after 6 month hangging out with that SCIENCE stuff!
it will be on earth paradise ><;;
so, pray for me yah,,,, i got my parents permissions and DON!
don aka money aka duit aka pitih is most important thing mwhahaha
i gotta go
my umma ask me to watch her course now
bye-bye~
{ 3:06 PM }
20081123.
wahahhaahhaha!i feel really happy right now!
finally i can change my blog skin without anyone help
wahahahaah
im so sure and im so proud
ill be willing to try
i can do it
i can do it
*nyanyi lagu kid song
gmana2, keren ga?
yah, i know there is so many mistakes there
but after all its nice i think
XDD
i can do it
i can do it
*lanjutin lagi
btw, mw share lagu neh
http://www.sendspace.com/file/tprgnq
depapepe versi indo,
sumpah gitarnya gaol abis
http://www.sendspace.com/file/un94hg
kalo ini jazzy2 githu
nama grup nya barry likumahuwa project
yang namanya barry likumahuwa yang maen bass
kalo yang maen sax nama nya dennis XDD
harusnya si ini di post kmaren
tapi berhubung blom sempet jadi hari ini ajah
enjoy!
{ 3:23 PM }
20081016.
im here to bring some information bout global economy crisisand here they are......
Krisis Subprime di Amerika Serikat
Kalau Langit Masih Kurang Tinggi.
Oleh: Dahlan Iskan.
Meski saya bukan ekonom, banyak pembaca tetap minta saya ''menceritakan"
secara awam mengenai hebatnya krisis keuangan di AS saat ini. Seperti juga,
banyak pembaca tetap bertanya tentang sakit liver, meski mereka tahu saya
bukan dokter. Saya coba:
Semua perusahaan yang sudah go public lebih dituntut untuk terus berkembang
di semua sektor. Terutama labanya. Kalau bisa, laba sebuah perusahaan publik
terus meningkat sampai 20 persen setiap tahun. Soal caranya bagaimana, itu
urusan kiat para CEO dan Direkturnya. .
Pemilik perusahaan itu (para pemilik saham) biasanya sudah tidak mau tahu
lagi apa dan bagaimana perusahaan tersebut dijalankan. Yang mereka mau tahu
adalah dua hal yang terpenting saja: harga sahamnya harus terus naik dan
labanya harus terus meningkat
Perusahaan publik di AS biasanya dimiliki ribuan atau ratusan ribu orang,
sehingga mereka tidak peduli lagi dengan tetek-bengek perusahaan mereka.
Mengapa mereka menginginkan harga saham harus terus naik? Agar kalau para
pemilik saham itu ingin menjual saham, bisa dapat harga lebih tinggi
dibanding waktu mereka beli dulu: untung. !
Mengapa laba juga harus terus naik? Agar, kalau mereka tidak ingin jual
saham, setiap tahun mereka bisa dapat pembagian laba (dividen) yang kian
banyak.
Soal cara bagaimana agar keinginan dua hal itu bisa terlaksana dengan baik,
terserah pada CEO-nya. Mau pakai cara kucing hitam atau cara kucing putih,
terserah saja. Sudah ada hukum yang mengawasi cara kerja para CEO tersebut:
hukum perusahaan, hukum pasar modal, hukum pajak, hokum perburuhan, dan
seterusnya.
Apakah para CEO yang harus selalu memikirkan dua hal itu merasa tertekan dan
stres setiap hari? Bukankah sebuah perusahaan kadang bisa untung, tapi
kadang bisa rugi ?
Anehnya, para CEO belum tentu merasa terus-menerus diuber target. Tanpa
disuruh pun para CEO sendiri memang juga menginginkannya. Mengapa? Pertama,
agar dia tidak terancam kehilangan jabatan CEO. Kedua, agar dia mendapat
bonus superbesar yang biasanya dihitung sekian persen dari laba dan
pertumbuhan yang dicapai. Gaji dan bonus yang diterima para CEO perusahaan
besar di AS bisa 100 kali lebih besar dari gaji Presiden George Bush. Mana
bisa dengan gaji sebesar itu masih stres?
Keinginan pemegang saham dan keinginan para CEO dengan demikian seperti
tumbu ketemu tutup: klop. Maka, semua perusahaan dipaksa untuk terus-menerus
berkembang dan membesar. Kalau tidak ada jalan, harus dicarikan jalan lain.
Kalau jalan lain tidak ditemukan, bikin jalan baru. Kalau bikin jalan baru
ternyata sulit, ambil saja jalannya orang lain. Kalau tidak boleh diambil?
Beli! Kalau tidak dijual? Beli dengan
cara yang licik -dan kasar! Istilah populernya hostile take over.
Kalau masih tidak bisa juga, masih ada jalan aneh: minta politisi untuk
bikinkan berbagai peraturan yang memungkinkan perusahaan bisa mendapat
jalan.
Kalau perusahaan terus berkembang, semua orang happy. CEO dan para
direkturnya happy karena dapat bonus yang mencapai Rp 500 miliar setahun.
Para pemilik saham juga happy karena kekayaannya terus naik. Pemerintah
happy karena penerimaan pajak yang terus membesar. Politisi happy karena
dapat dukungan atau sumber dana.
Dengan gambaran seperti itulah ekonomi AS berkembang pesat dan kesejahteraan
rakyatnya meningkat. Semua orang lantas mampu membeli kebutuhan hidupnya.
Kulkas, TV, mobil, dan rumah laku dengan kerasnya. Semakin banyak yang bisa
membeli barang, ekonomi semakin maju lagi.
Karena itu, AS perlu banyak sekali barang. Barang apa saja. Kalau tidak bisa
bikin sendiri, datangkan saja dari Tiongkok atau Indonesia atau negara
lainnya. Itulah yang membuat Tiongkok bisa menjual barang apa saja ke AS
yang bisa membuat Tiongkok punya cadangan devisa terbesar di dunia: USD 2
triliun!
Sudah lebih dari 60 tahun cara ''membesarkan' ' perusahaan seperti itu
dilakukan di AS dengan suksesnya. Itulah bagian dari ekonomi kapitalis. AS
dengan kemakmuran dan kekuatan ekonominya lalu menjadi penguasa dunia. Tapi,
itu belum cukup.
Yang makmur harus terus lebih makmur. Punya toilet otomatis dianggap tidak
cukup lagi: harus computerized!
Bonus yang sudah amat besar masih kurang besar. Laba yang terus meningkat
harus terus mengejar langit. Ukuran perusahaan yang sudah sebesar gajah
harus dibikin lebih jumbo. Langit, gajah, jumbo juga belum cukup.
Ketika semua orang sudah mampu beli rumah, mestinya tidak ada lagi
perusahaan yang jual rumah. Tapi, karena perusahaan harus terus meningkat,
dicarilah jalan agar penjualan rumah tetap bisa dilakukan dalam jumlah
yang kian banyak. Kalau orangnya sudah punya rumah, harus diciptakan agar
kucing atau anjingnya juga punya rumah. Demikian juga mobilnya.
Tapi, ketika anjingnya pun sudah punya rumah, siapa pula yang akan beli
rumah?
Kalau tidak ada lagi yang beli rumah, bagaimana perusahaan bisa lebih besar?
Bagaimana perusahaan penjamin bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan
alat-alat bangunan bisa lebih besar? Bagaimana bank bisa lebih besar?
Bagaimana notaris bisa lebih besar? Bagaimana perusahaan penjual kloset bisa
lebih besar? Padahal, doktrinnya, semua perusahaan harus semakin besar?
Ada jalan baru. Pemerintah AS-lah yang membuat jalan baru itu. Pada 1980,
pemerintah bikin keputusan yang disebut ''Deregulasi Kontrol Moneter''.
Intinya, dalam hal kredit rumah, perusahaan realestat diperbolehkan
menggunakan variabel bunga. Maksudnya: boleh mengenakan bunga tambahan dari
bunga yang sudah ditetapkan secara pasti. Peraturan baru itu berlaku dua
tahun kemudian.
Inilah peluang besar bagi banyak sektor usaha: realestat, perbankan,
asuransi, broker, underwriter, dan seterusnya. Peluang itulah yang
dimanfaatkan perbankan secara nyata.
Begini ceritanya:
Sejak sebelum 1925, di AS sudah ada UU Mortgage. Yakni, semacam
undang-undang kredit pemilikan rumah (KPR). Semua warga AS, asalkan memenuhi
syarat tertentu, bisa mendapat mortgage (anggap saja seperti KPR, meski
tidak sama).
Misalnya, kalau gaji seseorang sudah Rp 100 juta setahun, boleh ambil
mortgage untuk beli rumah seharga Rp 250 juta. Cicilan bulanannya ringan
karena mortgage itu berjangka 30 tahun dengan bunga 6 persen setahun.
Negara-negara maju, termasuk Singapura, umumnya punya UU Mortgage. Yang
terbaru adalah UU Mortgage di Dubai. Sejak itu, penjualan properti di Dubai
naik 55 persen. UU Mortgage tersebut sangat ketat dalam menetapkan syarat
orang yang bisa mendapat mortgage.
Dengan keluarnya ''jalan baru'' pada 1980 itu, terbuka peluang untuk
menaikkan bunga. Bisnis yang terkait dengan perumahan kembali hidup. Bank
bisa dapat peluang bunga tambahan. Bank menjadi lebih agresif. Juga para
broker dan bisnis lain yang terkait.
Tapi, karena semua orang sudah punya rumah, tetap saja ada hambatan. Maka,
ada lagi ''jalan baru'' yang dibuat pemerintah enam tahun kemudian. Yakni,
tahun 1986.
Pada 1986 itu, pemerintah menetapkan reformasi pajak. Salah satu isinya:
pembeli rumah diberi keringanan pajak. Keringanan itu juga berlaku bagi
pembelian rumah satu lagi. Artinya, meski sudah punya rumah, kalau mau beli
rumah satu lagi, masih bisa dimasukkan dalam fasilitas itu.
Di negara-negara maju, sebuah keringanan pajak mendapat sambutan yang luar
biasa. Di sana pajak memang sangat tinggi. Bahkan, seperti di Swedia atau
Denmark, gaji seseorang dipajaki sampai 50 persen. Imbalannya, semua
keperluan hidup seperti sekolah dan pengobatan gratis. Hari tua juga
terjamin.
Dengan adanya fasilitas pajak itu, gairah bisnis rumah meningkat drastic
menjelang 1990. Dan terus melejit selama 12 tahun berikutnya. Kredit yang
disebut mortgage yang biasanya hanya USD 150 miliar setahun langsung menjadi
dua kali lipat pada tahun berikutnya. Tahun-tahun berikutnya terus meningkat
lagi. Pada 2004 mencapai hampir USD 700 miliar setahun.
Kata ''mortgage'' berasal dari istilah hukum dalam bahasa Prancis. Artinya:
matinya sebuah ikrar. Itu agak berbeda dari kredit rumah. Dalam mortgage,
Anda mendapat kredit. Lalu, Anda memiliki rumah. Rumah itu Anda serahkan
kepada pihak yang memberi kredit. Anda boleh menempatinya selama cicilan
Anda belum lunas.
Karena rumah itu bukan milik Anda, begitu pembayaran mortgage macet, rumah
itu otomatis tidak bisa Anda tempati. Sejak awal ada ikrar bahwa itu bukan
rumah Anda. Atau belum. Maka, ketika Anda tidak membayar cicilan, ikrar itu
dianggap mati. Dengan demikian, Anda harus langsung pergi dari rumah
tersebut.
Lalu, apa hubungannya dengan bangkrutnya investment banking seperti Lehman
Brothers?
Gairah bisnis rumah yang luar biasa pada 1990-2004 itu bukan hanya karena
fasilitas pajak tersebut. Fasilitas itu telah dilihat oleh ''para pelaku
bisnis keuangan'' sebagai peluang untuk membesarkan perusahaan dan
meningkatkan laba.
Warga terus dirangsang dengan berbagai iklan dan berbagai fasilitas
mortgage. Jor-joran memberi kredit bertemu dengan jor-joran membeli rumah.
Harga rumah dan tanah naik terus melebihi bunga bank.
Akibatnya, yang pintar bukan hanya orang-orang bank, tapi juga para pemilik
rumah. Yang rumahnya sudah lunas, di-mortgage- kan lagi untuk membeli rumah
berikutnya. Yang belum memenuhi syarat beli rumah pun bias mendapatkan
kredit dengan harapan toh harga rumahnya terus naik. Kalau toh suatu saat
ada yang tidak bisa bayar, bank masih untung. Jadi, tidak ada kata takut
dalam memberi kredit rumah.
Tapi, bank tentu punya batasan yang ketat sebagaimana diatur dalam
undang-undang perbankan yang keras.
Sekali lagi, bagi orang bisnis, selalu ada jalan. Jalan baru itu adalah ini:
bank bisa bekerja sama dengan ''bank jenis lain'' yang disebut investment
banking.
Apakah investment banking itu bank? Bukan. Ia perusahaan keuangan yang
''hanya mirip'' bank. Ia lebih bebas daripada bank. Ia tidak terikat
peraturan bank. Bisa berbuat banyak hal: menerima macam-macam ''deposito''
dari para pemilik uang, meminjamkan
uang, meminjam uang, membeli perusahaan, membeli saham, menjadi penjamin,
membeli rumah, menjual rumah, private placeman, dan apa pun yang orang
bisa lakukan. Bahkan, bisa melakukan apa yang orang tidak pernahmemikirkan!
Lehman Brothers, Bear Stern, dan banyak lagi adalah jenisinvestment banking
itu.
Dengan kebebasannya tersebut, ia bisa lebih agresif. Bisa memberi pinjaman
tanpa ketentuan pembatasan apa pun. Bisa membeli perusahaan dan menjualnya
kapan saja. Kalau uangnya tidak cukup, ia bisa pinjam kepada siapa saja:
kepada bank lain atau kepada sesama investment banking. Atau, juga kepada
orang-orang kaya yang punya banyak uang dengan istilah ''personal banking''.
Saya sering kedatangan orang dari investment banking seperti itu yang
menawarkan banyak fasilitas. Kalau saya mau menempatkan dana di sana, saya
dapat bunga lebih baik dengan hitungan yang rumit. Biasanya saya tidak
sanggup mengikuti hitung-hitungan yang canggih itu.
Saya orang yang berpikiran sederhana. Biasanya tamu-tamu seperti itu saya
serahkan ke Dirut Jawa Pos Wenny Ratna Dewi. Yang kalau menghitung angka
lebih cepat dari kalkulator. Kini saya tahu, pada dasarnya dia tidak
menawarkan fasilitas, tapi cari pinjaman untuk memutar cash-flow.
Begitu agresifnya para investment banking itu, sehingga kalau dulu hanya
orang yang memenuhi syarat (prime) yang bisa dapat mortgage, yang kurang
memenuhi syarat pun (sub-prime) dirangsang untuk minta mortgage.
Di AS, setiap orang punya rating. Tinggi rendahnya rating ditentukan oleh
besar kecilnya penghasilan dan boros-tidaknya gaya hidup seseorang. Orang
yang disebut prime adalah yang ratingnya 600 ke atas. Setiap tahun orang
bisa memperkirakan sendiri, ratingnya naik atau turun.
Kalau sudah mencapai 600, dia sudah boleh bercita-cita punya rumah lewat
mortgage. Kalau belum 600, dia harus berusaha mencapai 600. Bisa dengan
terus bekerja keras agar gajinya naik atau terus melakukan penghematan
pengeluaran.
Tapi, karena perusahaan harus semakin besar dan laba harus kian tinggi,
pasar pun digelembungkan. Orang yang ratingnya baru 500 sudah ditawari
mortgage. Toh kalau gagal bayar, rumah itu bisa disita. Setelah disita, bisa
dijual dengan harga yang lebih tinggi dari nilai pinjaman. Tidak pernah
dipikirkan jangka panjangnya.
Jangka panjang itu ternyata tidak terlalu panjang. Dalam waktu kurang dari
10 tahun, kegagalan bayar mortgage langsung melejit. Rumah yang disita
sangat banyak. Rumah yang dijual kian bertambah. Kian banyak orang yang jual
rumah, kian turun harganya. Kian turun harga, berarti nilai jaminan rumah
itu kian tidak cocok dengan nilai pinjaman. Itu berarti kian banyakyang
gagal bayar.
Bank atau investment banking yang memberi pinjaman telah pula menjaminkan
rumah-rumah itu kepada bank atau investment banking yang lain. Yang lain itu
menjaminkan ke yang lain lagi. Yang lain lagi itu menjamin an ke yang
beriktunya lagi. Satu ambruk, membuat yang lain ambruk. Seperti kartu domino
yang didirikan berjajar. Satu roboh menimpa kartu lain. Roboh semua.
Berapa ratus ribu atau juta rumah yang termasuk dalam mortgage itu? Belum
ada data. Yang ada baru nilai uangnya. Kira-kira mencapai 5 triliun dolar.
Jadi, kalau Presiden Bush merencanakan menyuntik dana APBN USD 700 miliar,
memang perlu dipertanyakan: kalau ternyata dana itu tidak menyelesaikan
masalah, apa harus menambah USD 700 miliar lagi? Lalu, USD 700 miliar lagi?
Itulah yang ditanyakan anggota DPR AS sekarang, sehingga belum mau
menyetujui rencana pemerintah tersebut. Padahal, jumlah suntikan sebanyak
USD 700 miliar itu sudah sama dengan pendapatan seluruh bangsa dan Negara
Indonesia dijadikan satu.
Jadi, kita masih harus menunggu apa yang akan dilakukan pemerintah dan
rakyat AS. Kita juga masih menunggu data berapa banyak perusahaan dan orang
Indonesia yang ''menabung'' -kan uangnya di lembaga-lembaga investment
banking yang kini lagi pada kesulitan itu.
Sebesar tabungan itulah Indonesia akan terseret ke dalamnya. Rasanya tidak
banyak, sehingga pengaruhnya tidak akan sebesar pengaruhnya pada Singapura,
Hongkong, atau Tiongkok.
Singapura dan Hongkong terpengaruh besar karena dua negara itu menjadi salah
satu pusat beroperasinya raksasa-raksasa keuangan dunia. Sedangkan Tiongkok
akan terpengaruh karena daya beli rakyat AS akan sangat menurun, yang
berarti banyak barang buatan Tiongkok yang tidak bisa dikirim secara
besar-besaran ke sana. Kita, setidaknya, masih bisa menanam jagung.(*)
credit: bapak's email
hmmm, well, honestly i dun rily understand what the article about..
but, my point is since the crisis started, dollar price increasing uncontrollable and makes ft stuff more unreachable XDD
so, how about you?
{ 1:42 PM }
20081008.
im back~and i bring some photos for u

Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others!
Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others!pas bukber
udahan~~
yang laen ga bisa di upload~
gomen...
udahan yah...
masi ingin kangen2 ama minan neh
bye2~
{ 4:57 PM }
20081002.
im back with a pile of story bout yesterday "lebaran"first we're sholat ied in masjid pln
my father rili excited when he knows that
tifatul sembiring will be the imam and khotib
when we're finish, i met my senpai and saidah nur
kinda embarrassing, bcoz i didnt wear a jilbab
wkkkk
next, we went to my granpa's house
and guess what???
i found ketupat thereeee...
im so happy when i saw that ketupat
wakkakaka
i took may pict there, but yeah this stupid kompi cant upload anything
but i promise i will show u next time
trusss...
*cape ngomong pake ngomong pake english
kita ke rumahnya eyang toto yang ada di pandok labu
disana itu tempat berkumpulnya orang2 rusak dari keluarga bapak
waktu kita nyampe disitu masi sepii...
tapi ga berapa lama 1-1 orang2 pada dateng
sampe yang kresten2 juga pasa dateng
sebelum acara puncak biasanya kita makan dulu, ngobrol2
cs-an ku disitu ade spupu namanya angga
anaknya item nyeremin gitu deh wkkkk
makanya banyak anak kecil yang nangis waktu ngeliat dia
tapi2, kluarga besar yang ini kayanya otw memperbaiki keturunan dhe
soalnya, skarang banyak anak bayi yang ganteng2
pada putih2 n lucu2
apalagi si adit sama satria
kalo ngeliat tu anak bawaanya mw nyubit mulu deh
bener2 ngegemesin, kita yang cewe2 hobinya godain anak 2 itu
pernah waktu lagi maen kaka spupuku yang uda kuliah ngomong
"satria, ntar kalo uda gede tungguin aku yah"
karna satria masi 3 taun kaga tau apa2an
malah yang aga gedean yang jawap
"mbak, kalo dia uda gede mbak putri udah nenek2!"
langsung tengsinlah dia LOL
udah gitu aku tanya lagi ke dia
"satria, aku bole cubit ga?"
"engga" katanya dia
"kalo gigit?"
"engga......."
"kalo aku bawa pulang?"
"ENGGAAAA..." sumpah kocak abis tu anak
kalo adit laen lagi, ini aga2 nightmare bwt sayah
critanya kan aku sama dia lagi becanda maen lempar2 boneka
trus dia ngelemparnya napsu, trus mendarat diatas meja
waktu ku ambil bonekanya, maenan lego2an dia ikutan jatoh
pas ngeliat itu dia langsung treak udah gitu guling2 dikasur
kontras ama satria, waktu si adit nangis guling2 dia mah anteng2 aja
gara2 dia udah nemu maenan mobil alphard kesayangannya
yaudahlah, hancurlah image yang sayah bangun kali itu
mana pake acara 1 biji legonya ilang lagi. sial
tapi untung ayahnya bae, ayahnya bikinin benerin lagi itu lego2an
sambil cerita tentang si adit
"adit itu anaknya kaya gitu, perfectionis banget
ga bole ada barangnya yang rusak. semuanya harus dia yang ngerjain.
sampe2 dia ga mau bebi sitternya ngeflush pipisnya dia
pokoknya itu pipis harus dibalikin udah gitu dia yang ngeflush"
rusak abis kaaannn....
ada lagi namanya chiko sama raka
kalo chiko blom bisa di ajak maen, masi bebi banget soalnya. paling baru 6 bulanan umurnya
kalo si raka uda bisa diajak maen dikit2. raka juga ganteng...
matanya itu loh, gede dan berkaca2 gitu
pokoknya kalo cewe2 pada kesitu bener2 bakalan ngerasa kaya nuna2 girang deh
yah begitulah kira2 ade spupuku yang ganteng2
tapi yang uda gede juga ada yang good looking
aku ga tau namanya sapa
ga deket ama kluarganya soalnya bisa dibilang kluarganya bahagia bgt.
4 bersodara, cakep2. bapaknya diplomat, jadinya sering ke luar negri
walopun anak tengahnya ada yang autis namanya icha, umurnya uda 17 taun de kalo ga salah
ada kejadia konyol waktu lebaran taun lalu
waktu itu, si anak autis itu, seperti biasa lah...nanya2 gitu,,,
trus dia nanya ke angga yang lagi duduk di korsi sambil ngedeketin mukanya gitu
mungkin ada kali jaraknya tinggal 10 senti
kita yang ngeliatin sumpah ngakak abis2an...
apalagi waktu ngeliat mukanya si angga yang kaya ngeliat setan
pokoknya gitu lah
sakarang saatnya acara puncak
jadi yang dimaksut acara puncak itu adalah waktunya bagi2 angpao
lebaran begitu menyenangkan yah..
banyak diut, baju baru, apalageee
IPOD baroooo
okeh, babay
{ 8:43 AM }
20080930.
wowowowowowowwo~finally, we're on the last day in ramadhan~
*applause
after a month we're fasting, spent every night with tarawih
and 2moro we'll arrive in lebarannnn...
so-so
hows ur preparation for that big day??
have u got a new outfit, ketupat, opor, sambel goreng ati or else???
congratz for u, who got them...
hikss....
u know whyyy....
i didnt have them, even the ketupat
butt,, i got new gadget....
its an ipoddd
wowowowowowo
that ipod could erase my sorrow
wakakaka
*lebai
harusnya sih aku post 2 hari yang lalu
tapi gara2 di close ama si dedek
terpaksa baru ku post skarang
...........................
happy lebaran smuaaaaa!!!!!!!!!
{ 12:35 PM }
20080913.
Tebak-tebak berhadiah~coba cari satuuuu saja keanehan dari foto di bawah ini
jangan scroll kalo blom ketemu!

Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others!minani is hairyyyyy~~~
OMG!
i tot he wasnt hairy butt....
yeah,, he is hairyyyy
i found his pict, and i can see his hairy hand clearly
haahahaha
yah, ga bisa memperbaiki keturunan deh gw
payah ah...
tapi2 no problem...
waxing is rily rily usefull in this case
hohohoho
well... enuf with that hairy thing
next topic is... hmmm
ahhh... my silly sensei
hahahahaha
his name is silly i mean ruli
same name, same personallity like my icandy
dogol~
*ill write in indonesia, soalnya kalo pake eng udah ga lucu lagi*
masa yah pas pelajaran bahasa jepang, anak2nya diajarin yang aneh2
dasar guru edan
trus dia ngasi tau 1 lagu yang asli rusak abis
gini nih lagunya
aku buka
susumu maju
daku peluk
kamu gigit
akai itu artinya merah
shiroi artinya putih
nete imasu~
nete imasu~
artinya sedang tidur~
nete imasu~
nete imasu~
artinya sedang tidur~
*pake nada heli
*nb: aku = buka, susumu = maju, sdt
tapikan tetep aja bowwww HENTAIIII
abis itu dia nyuruh anak2 nyanyiin tu lagu
yah, pastilah heboh, apalagi yang cowok
gw udah ga bisa ngapa2in lagi slain ketawa
kalo kalian ada disana pasti ikutan ngakak deh....
pas kita lagi nyanyi, dia maleh mesem2 ga jelas dasar sensei gilllaaa...
gw yang uda ga jelas pikirannya itu cuma bisa bilang
SENSEI WA HENTAAAAAIIIIII!!!!!!!!!!!!!
wakakakaka
*calon2 anak murid durhaka sayah
udah ah ntar pada ikutan sarap
btw, berhubungan dengan kesamaan nama dan sifat
sayah rasa ada arti tersersembunyi dari kata ruli
soalnya 22 nya sama2 dogol...
apa cuma kebetulan
yah, mungkin kalo ada yang kenal sama orang yang namanya kaya gitu bisa kasi tau sayah
biar bisa dianalisa, arti dan maksud dari arti kata nama tersebut
okeh~ saatnya kita kembali serius
jadi gini nih, senen besokkan mw ada mid test
jadi tolong doain yah, biar nilenya baguss...
plisssss....
sayah uda bosen remed nehhh
remed=despo
stop sampe disini aja
kalo ngerasa kurang berkenan baca itu lagu
bilang aja, biar aku tak sensor
hehehehe
bubyeeeeeee~~~~~~
pergi ke tempat minan ahhhh XD
{ 12:37 PM }
narcissism.
Aubrey. part of 1104. august 4. hav a problem with her weight and height. obsessed with a guy named minhwan. ETERNITY member.
materialist.
i want this
i've got this
my own camera
my own laptop
new phone *w980 not bad lahh*
better inet connection
can drive a car
happiness
bf?
music.
no music
just keep it silence
noise.
nonsense.
karin.a Kachan Kaka Icha Lihong Pipunk cipmung audy erry
memories.
thanks.
Layout by BAKEDPOTATOE, with help from sm3no for the image and fonts, Print Dashed and Violation.
